PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEPALA MADRASAH DALAM MENGATASIPENURUNAN PRESTASI AKADEMIK DI MA MIFTAHUL ULUM NGEMPLAKTAHUN PELAJARAN 2025/2026
Kata Kunci:
Pengambilan Keputusan, Pemecahan Masalah, Studi Kasus, adrasah Aliyah, Pengambilan Keputusan Berbasis DataAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam proses pengambilan keputusan ketua madrasah dan tim kurikulum dalam merespon penurunan prestasi akademik mahasiswa di MA Miftahul Ulum Ngemplak Tahun Akademik 2025/2026. Fenomena penurunan prestasi muncul pada beberapa mata pelajaran inti dan diidentifikasi melalui rapor semester dan hasil tes harian. Untuk memahami proses keputusan dan strategi pemecahan masalah yang diambil, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkan menggunakan wawancara mendalam dengan kepala madrasah, perwakilan kurikulum, enam guru mata pelajaran, dan beberapa siswa; observasi partisipatif rapat kurikulum dan implementasi remedial; serta analisis dokumen berupa nilai, rencana pelajaran, jurnal kelas, dan notulen rapat. Analisis data dilakukan melalui reduksi, kategorisasi, dan penyajian temuan tematik. Validitas diperoleh melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan pengecekan anggota. Hasil penelitian menemukan bahwa pengambilan keputusan dimulai dengan identifikasi permasalahan berbasis data, kemudian dilanjutkan dengan konsultasi dengan guru mata pelajaran, penyusunan tindakan alternatif, dan evaluasi berkala. Keputusan yang diambil antara lain pelaksanaan remedial learning, kelas tambahan, pendampingan pembelajaran, dan peninjauan metode pengajaran. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan keputusan antara lain budaya kerja kolaboratif, sistem dokumentasi nilai yang terorganisir, dan hubungan komunikasi terbuka antara kepala madrasah dan guru. Namun, penelitian ini juga mengungkapkan beberapa kendala, seperti keterbatasan data diagnostik kemampuan awal siswa, waktu pertemuan guru yang tidak selalu optimal, tingkat kehadiran siswa yang berfluktuasi, dan keterbatasan fasilitas penunjang belajar. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan sistem pengambilan keputusan berbasis data (DBDM) yang lebih terstruktur, penggunaan asesmen diagnostik secara berkala, dan penyusunan modul intervensi berbasis pemecahan masalah yang dapat diterapkan oleh guru dan siswa. Temuan penelitian diharapkan dapat menjadi sumber acuan bagi madrasah dan lembaga pendidikan lainnya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pembelajaran melalui proses pengambilan keputusan yang efektif, kolaboratif, dan berbasis bukti.


