STRATEGI KOMUNIKASI INTERNAL DALAM MENGHADAPI KRISIS ORGANISASI (STUDI KASUS: PERUSAHAAN PERTAMBANGAN BATUBARA PT. X)

Penulis

  • Ika Wahidah STIKOM InterStudi Jakarta Penulis

Kata Kunci:

Komunikasi Krisis, Kepercayaan Karyawan, Komunikasi Internal, Budaya Organisasi, Transparansi

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis strategi komunikasi internal PT. X dalam menghadapi krisis organisasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi fenomena komunikasi internal dari perspektif karyawan berbagai tingkatan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Berdasarkan studi kasus ditemukan bahwa komunikasi internal perusahaan masih belum efektif. Budaya komunikasi yang dominan cenderung satu arah (top-down), di mana informasi dari manajemen dinilai kurang transparan, tidak konsisten, dan lambat. Kondisi ini menyebabkan karyawan lebih cepat menerima informasi dari rumor, yang memicu munculnya kecemasan, demotivasi, serta hilangnya kepercayaan terhadap manajemen. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa praktik komunikasi krisis PT. X belum sejalan dengan teori komunikasi dua arah simetris Grunig & Hunt dan Situational Crisis Communication Theory (SCCT) Coombs. Kurangnya dialog dan respon yang tidak jelas menjadi hambatan utama dalam membangun kembali kepercayaan internal. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa perusahaan perlu mengubah budaya komunikasinya menjadi lebih proaktif, transparan, dan partisipatif dengan membangun saluran komunikasi dua arah termasuk dengan menyusun pedoman komunikasi krisis yang terstruktur dan membangun saluran umpan balik yang efektif. Temuan ini penting untuk mengembangkan praktik komunikasi krisis yang efektif, terutama dalam industri berisiko tinggi seperti pertambangan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-13