ANALISIS RISIKO KONSTRUKSI PADA PEMBANGUNAN GEDUNG PUSAT ONKOLOGI TERAPADU RUMAH SAKIT ADAM MALIK MEDAN
Kata Kunci:
Faktor-Faktor Risiko, Analisis Risiko, Mitigasi Risiko, Gedun Rumah SakitAbstrak
Proyek konstruksi merupakan pekerjaan yang kompleks, dinamis, dan mengandung risiko tinggi. Besarnya bobot pekerjaan dan kondisi struktur yang tinggi meningkatkan potensi terjadinya risiko pada setiap tahapan pekerjaan. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan analisis risiko untuk mengidentifikasi risiko selama pengerjaan proyek, menentukan faktor risiko dominan, serta mengetahui respon penanganan terhadap risiko dengan tingkat tertinggi pada pembangunan Gedung Pusat Onkologi Terpadu Rumah Sakit Adam Malik di Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui survei dengan instrumen berupa kuesioner, observasi, dan wawancara. Data hasil kuesioner dianalisis menggunakan metode Severity Index yang dikombinasikan dengan matriks probabilitas-dampak serta analisis tingkat risiko. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 22 faktor risiko (73%) dengan tingkat “dapat ditoleransi” dan 8 faktor risiko (27%) dengan tingkat “tidak diinginkan”. Faktor risiko tertinggi (kategori tidak diinginkan) adalah genangan air saat hujan (R1) dan cuaca yang tidak menentu (R2), keduanya memiliki nilai tingkat risiko 16. Faktor risiko dominan ini menjadi prioritas dalam penentuan langkah mitigasi


