PANDANGAN GENERASI Z TERHADAP ILMU PENGOBATAN PAMEJING DI NAGARI SIMPANG GUNUNG TAPAN KECAMATAN RANAH AMPEK HULU TAPAN KABUPATEN PESISIR SELATAN
Kata Kunci:
Generasi Z, Ilmu Pamejing, Pengobatan Tradisional, Konstruksi SosialAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pandangan Generasi Z terhadap ilmu pengobatan pamejing di Nagari Simpang Gunung Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan. Ilmu pamejing merupakan praktik pengobatan tradisional yang sarat dengan unsur mistis dan seringkali dikaitkan dengan pengiriman penyakit atau kesialan melalui kekuatan gaib. Dalam masyarakat modern, praktik ini mengalami tantangan dari rasionalitas ilmiah. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa sebagian Generasi Z tetap memercayai dan bahkan mempelajari ilmu ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kategori utama sikap Generasi Z: menerima dan mempelajari, mempercayai tetapi tidak mempelajari, serta menolak dan tidak mempercayai. Analisis dengan menggunakan teori Konstruksi Sosial Peter L. Berger menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap pamejing dibentuk melalui proses interaksi sosial dan internalisasi nilai nilai budaya secara turun-temurun. Penelitian ini menunjukkan bahwa kepercayaan tradisional masih bertahan di tengah modernitas dan globalisasi, serta menunjukkan adanya proses adaptasi kultural dalam membentuk identitas generasi muda.


