ANALISIS STABILITAS DINDING PENAHAN TANAH MENGGUNAKAN METODE ANALITIS DAN METODE ELEMEN HINGGA
Kata Kunci:
Basement, Dinding Penahan, Stabilitas, GedungAbstrak
Basement merupakan bagian dari bangunan yang terletak sebagian atau seluruhnya di bawah permukaan tanah. Pembangunan dinding penahan tanah menjadi sebuah keharusan dalam pekerjaan galian pada bangunan tingkat tinggi. Dinding penahan tanah merupakan struktur yang penting dalam rekayasa sipil yang dirancang untuk mendukung dan menahan massa tanah di sekeliling bangunan, terutama pada area basement. Penelitian mengenai stabilitas dinding penahan tanah bertujuan untuk menjaga kestabilan agar bidang tanah tidak bergeser atau longsor. Penelitian ini dilakukan pada Proyek Pembangunan Rumah Sakit Stella Maris Medan yang memiliki 2 (dua) lantai basement dan proyek ini menggunakan dinding penahan tanah tipe spun pile sepanjang 13,2 m dengan lokasi proyek ini yang sangat dekat jaraknya dengan bangunan eksisting. Analisis stabilitas Dinding Penahan dikerjakan dengan menggunakan metode analitis dan metode elemen hingga. Dari hasil perhitungan analitis stabilitas Dinding Penahan Tanah diperoleh nilai stabilitas terhadap pergeseran (Fgs) 2,48 > 1,5 (aman) dan nilai stabilitas terhadap penggulingan (Fgl) 1,92 < 2 (tidak aman dan tidak runtuh). Berdasarkan hasil dengan menggunakan motede elemen hingga didapatkan hasil angka keamanan sebesar 1,196


