JAWHARI TANTAWI

Penulis

  • Ayu Zakiyah Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang Penulis
  • Zulheldi Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang Penulis

Kata Kunci:

Jawhari Tantawi, Tafsir Al-Jawahir Fi Tafsir al-Quran al-Karim

Abstrak

Perkembangan kitab tafsir selalu merajalela, mulai dari periode klasik hingga kontemporer, begitu pula gaya mufassir yang juga beragam. Salah satu tafsir yang muncul di era kontemporer adalah yang bercirikan ilmu. Mufassir yang mengusung model ini adalah Tantawi Jauhari dalam tafsirnya al-Jawahir fi Tafsir al-Quran al-Karim. Dalam menyusun tafsirnya, ia mengungkapkan banyak hal baru dalam menafsirkan Al-Qur'an, sehingga tidak harus terpaku pada hal-hal klasik yang tidak banyak memberikan kontribusi dalam memahami Al-Qur'an. Karena gagasan itulah banyak orang mengkritik Tantawi bahwa ia bukan mufassir tetapi orang yang hanya memahami Al-Qur'an berdasarkan akal budi dan bukan naqli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan. Hasil penelitian ini didasarkan pada metode tahlili Tantawi dengan nuansa/nuansa penafsiran ilmiah yang memprioritaskan rasio. Perkembangan kitab tafsir selalu merajalela, mulai dari periode klasik hingga kontemporer, begitu pula gaya yang diambil oleh mufassir juga beragam. Salah satu tafsir yang muncul di era kontemporer adalah yang bercirikan ilmu. Mufassir yang mengusung model ini adalah Thanthawi Jauhari dalam tafsirnya al-Jawahir fi Tafsir al-Quran al-Karim. Dalam menyusun tafsirnya, ia mengungkapkan banyak hal baru dalam menafsirkan Al-Quran, sehingga tidak harus terpaku pada hal-hal klasik yang tidak ilmiah

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-13