PENGARUH PERBEDAAN PANDANGAN QUNUT SUBUH TERHADAP TOLERANSI UMAT ISLAM
Kata Kunci:
Qunut Subuh, Toleransi Umat Islam, Kota Solo, Khilafiyah, Moderasi Beragama, Kerukunan UmatAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan pandangan terhadap pelaksanaan qunut Subuh terhadap tingkat toleransi umat Islam di Kota Solo. Qunut Subuh merupakan salah satu amalan sunnah yang memiliki perbedaan pandangan di kalangan ulama fikih, khususnya antara mazhab Syafi’i, Hanafi, dan Hanbali. Dalam konteks masyarakat Indonesia, perbedaan ini tidak hanya berdimensi ritual, tetapi juga sosial, karena dapat memengaruhi pola interaksi antarjamaah dan tingkat kerukunan umat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi di beberapa masjid dan pesantren di wilayah Kota Solo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan pandangan tentang qunut Subuh berimplikasi terhadap sikap toleransi umat Islam. Jamaah yang memiliki pemahaman inklusif terhadap khilafiyah cenderung menunjukkan tingkat toleransi dan kerukunan yang lebih tinggi dibandingkan jamaah yang berpandangan eksklusif. Temuan ini menegaskan pentingnya pendidikan khilafiyah dan moderasi beragama dalam menjaga harmoni sosial di tengah keragaman praktik ibadah.


