KOMUNIKASI ORGANISASI PUSKESMAS IV DENPASAR SELATAN DALAM PENINGKKATAM IKLIM KERJA YANG POSITIF

Penulis

  • I Dewa Gde Adi Suputra Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Penulis
  • I Wayan Wirta Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Penulis
  • I Putu Adi Saskara Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Penulis

Kata Kunci:

Komunikasi Organisasi, Puskesmas IV Denpasar Selatan, Iklim Kerja Positif

Abstrak

Kesehatan merupakan kebutuhan dasar manusia yang berperan penting dalam menunjang kualitas hidup, produktivitas, dan kesejahteraan masyarakat. Upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat tidak terlepas dari peran fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, salah satunya Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Dalam menjalankan fungsi promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, Puskesmas membutuhkan komunikasi organisasi yang efektif guna menciptakan iklim kerja yang positif dan pelayanan kesehatan yang optimal. Puskesmas IV Denpasar Selatan sebagai Puskesmas dengan predikat akreditasi paripurna memiliki peran strategis dalam pelayanan kesehatan masyarakat, namun masih ditemukan berbagai permasalahan komunikasi internal yang berdampak pada koordinasi kerja, kenyamanan pegawai, serta kualitas pelayanan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis komunikasi organisasi Puskesmas IV Denpasar Selatan dalam peningkatan iklim kerja yang positif. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas IV Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Informan ditentukan melalui teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan langsung dalam aktivitas organisasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan teori komunikasi organisasi, teori hambatan komunikasi, dan teori implikasi komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pola komunikasi organisasi di Puskesmas IV Denpasar Selatan berlangsung melalui komunikasi vertikal, horizontal, dan diagonal; (2) hambatan komunikasi meliputi perbedaan persepsi antarpegawai, keterbatasan waktu, kurang optimalnya forum komunikasi internal, serta penyampaian informasi yang belum merata; dan (3) komunikasi organisasi berimplikasi signifikan terhadap peningkatan iklim kerja yang positif, ditandai dengan terbangunnya rasa saling percaya, kerja sama, keterbukaan, dan kenyamanan kerja pegawai, yang berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-13