ANALISIS PERBANDINGAN DAYA DUKUNG TIANG PANCANG ANTARA PELAKSANAAN DAN PERENCANAAN PADA PEMBANGUNAN RUKO CITRALAND CITY SAMPALI
Kata Kunci:
Daya Dukung Tiang Pancang, Metode Meyerhof, Metode Aoki & De AlencarAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kapasitas daya dukung tiang pancang antara hasil perencanaan teoritis dengan realisasi pelaksanaan di lapangan. Perbandingan ini penting dilakukan untuk mengetahui tingkat akurasi metode perhitungan teoritis terhadap kondisi aktual, serta untuk mengevaluasi efisiensi desain pondasi yang diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa data penyelidikan tanah Cone Penetration Test (CPT) atau sondir dan data teknis pelaksanaan pemancangan. Dalam tahap perencanaan, perhitungan daya dukung tiang pancang dianalisis menggunakan dua metode mekanika tanah yang umum digunakan, yaitu metode Meyerhof dan metode Aoki & De Alencar. Kedua metode ini dipilih untuk melihat variasi hasil perhitungan berdasarkan pendekatan parameter tahanan ujung dan hambatan lekat tanah yang berbeda. Berdasarkan hasil analisis data dari tiga titik sondir yang ditinjau, ditemukan perbedaan signifikan antara kedua metode teoritis tersebut. Perhitungan menggunakan metode Meyerhof menghasilkan daya dukung rata-rata sebesar 40,03 ton. Nilai ini cenderung konservatif karena metode Meyerhof menggunakan faktor keamanan yang tinggi dan asumsi teoritis yang ketat. Di sisi lain, perhitungan menggunakan metode Aoki & De Alencar menghasilkan daya dukung rata-rata sebesar 55,71 ton. Metode ini memberikan nilai yang lebih tinggi karena memperhitungkan kontribusi gesekan selimut dan tahanan ujung secara lebih rinci berdasarkan jenis tanah aktual dari data sondir.


