PERBANDINGAN DAYA DUKUNG PONDASI BORE PILE MENGGUNAKAN METODE MAYERHOFF DAN VAN DER WEEN PADA PEMBANGUNAN PUSKESMAS KENANGAN PERUMNAS MANDALA KAB. DELI SERDANG
Kata Kunci:
Bore Pile, Daya Dukung, Mayerhoff, Van Der Ween, Penurunan TiangAbstrak
Pondasi merupakan elemen penting dalam suatu konstruksi karena berfungsi menyalurkan beban struktur ke lapisan tanah di bawahnya. Proyek Pembangunan Puskesmas Kenangan Perumnas Mandala di Kabupaten Deli Serdang memiliki karakteristik tanah yang bervariasi, sehingga diperlukan analisis geoteknik untuk menentukan kapasitas daya dukung pondasi yang aman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas daya dukung pondasi bore pile menggunakan metode Mayerhoff dan Van Der Ween berdasarkan data sondir (CPT), serta mengevaluasi penurunan tiang tunggal pada kedua titik pengujian. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa metode Van Der Ween memberikan nilai daya dukung ultimit lebih tinggi dibandingkan metode Mayerhoff. Pada titik S-1, daya dukung ultimit yang diperoleh adalah 291,34 kN (Mayerhoff) dan 368 kN (Van Der Ween), sedangkan pada titik S-2 diperoleh 204,19 kN (Mayerhoff) dan 481,89 kN (Van Der Ween). Analisis penurunan tiang tunggal menunjukkan bahwa penurunan yang diizinkan metode Mayerhoff pada titik S-1 memiliki nilai sebesar 0,03097m dan pada titik S-2 sebesar 0,01676m, sedangkn metode Van Der Ween pada titik S-1 memiliki nilai sebesar 0,1719m dan pada titik S-2 sebesar 0,02834 kedua metode berada dalam batas aman sehingga pondasi bore pile dinyatakan memenuhi persyaratan stabilitas. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam perencanaan pondasi pada proyek dengan kondisi tanah serupa.


