TEORI BELAJAR HUMANISTIK: TINJAUAN LITERATUR TENTANG PENERAPAN DAN IMPLIKASINYA PADA ANAK USIA DINI
Kata Kunci:
Teori Humanistik, PAUD, Maslow, Rogers, Pembelajaran Berbasis PotensiAbstrak
Teori belajar humanistik menempatkan anak sebagai subjek aktif yang memiliki potensi unik untuk berkembang secara holistik. Dalam konteks Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), penerapan prinsip humanistik diyakini mampu mendukung perkembangan kognitif, afektif, sosial-emosional, serta aktualisasi diri anak secara optimal. Namun, di lapangan masih ditemukan berbagai kesenjangan antara prinsip humanistik dengan praktik pembelajaran yang berlangsung, terutama yang berkaitan dengan peran guru, desain lingkungan belajar, dan pendekatan asesmen. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara sistematis penerapan dan implikasi teori belajar humanistik dalam pembelajaran PAUD berdasarkan sintesis literatur mutakhir. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 10 artikel ilmiah peer-reviewed yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2020-2025 dari berbagai basis data akademik. Hasil kajian mengidentifikasi lima tema utama: (1) pemenuhan kebutuhan dasar sebagai fondasi belajar, (2) penghargaan terhadap individualitas anak, (3) pentingnya lingkungan belajar yang mendukung, (4) peran guru sebagai fasilitator non-direktif, dan (5) bermain sebagai medium aktualisasi diri. Temuan ini menegaskan bahwa implementasi humanistik di PAUD memerlukan transformasi menyeluruh, mulai dari orientasi kurikulum, kompetensi pendidik, hingga desain asesmen berbasis proses. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis sekaligus panduan praktis bagi pengembang kebijakan dan praktisi PAUD


