OPTIMALISASI PROSES STAMPING PART SUPPORT RADIATOR MELALUI MODIFIKASI TOOLING DARI SISTEM CUSHION KE GAS SPRING
Kata Kunci:
Stamping, Deep Drawing, Perkakas, Pegas Gas, Cacat Retak, Cacat Leher, Waktu HentiAbstrak
Proses stamping merupakan salah satu metode pembentukan logam yang banyak digunakan pada industri otomotif karena mampu menghasilkan komponen dengan presisi tinggi secara massal. Namun, proses ini sering menghadapi permasalahan cacat produk yang dapat menurunkan kualitas dan efisiensi produksi. Pada kasus deep drawing part Support Radiator, cacat yang dominan terjadi adalah crack (retak pada permukaan akibat regangan berlebih) dan neck (penipisan lokal yang berpotensi menjadi retakan). Selain itu, penggunaan sistem cushion konvensional menyebabkan waktu down time persiapan tooling yang cukup lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh modifikasi tooling dari sistem cushion ke sistem gas spring (gas tanker) terhadap kualitas produk dan efisiensi proses. Metode yang digunakan adalah pengukuran langsung di area produksi dalam dua tahap: (1) pengambilan data persentase cacat crack dan neck serta waktu down time pada sistem cushion, dan (2) pengambilan data serupa setelah modifikasi ke sistem gas spring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase cacat produk crack dan neck menurun signifikan dari 2% per 600 pcs menjadi 0%, sementara waktu down time persiapan tooling berkurang dari 20 menit menjadi 10 menit. Modifikasi ini terbukti mampu menghilangkan cacat, mempercepat proses persiapan, dan meningkatkan stabilitas proses stamping. Temuan ini dapat dijadikan referensi penerapan teknologi gas spring pada proses deep drawing komponen otomotif lainnya.


