BAHASA EKSPRESIF SEBAGAI JEMBATAN PENGELOLAAN EMOSI ANAK USIA DINI
Kata Kunci:
Bahasa Ekspresif, Anak Usia Dini, EmosiAbstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan komunikasi bahasa ekspresif anak usia dini dan kaitannya dengan kemampuan dalam mengelola emosi. Latar belakang penelitian berangkat dari fenomena bahwa banyak anak usia dini mengalami hambatan dalam mengekspresikan perasaan sehingga cenderung menunjukkan reaksi emosional yang berlebih. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan pendidik sebagai informan utama melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan bahasa ekspresif berperan penting dalam membantu anak menjelaskan apa yang dirasakan, menyampaikan kebutuhan, dan menenangkan diri saat mengalami emosi. Anak yang memiliki kosakata emosi memadai dan terbiasa berkomunikasi dengan dukungan lingkungan yang empatik lebih mampu mengelola emosinya secara adaptif. Temuan ini menegaskan pentingnya stimulasi bahasa ekspresif melalui kegiatan membaca, dialog terarah, dan permainan simbolik sebagai strategi pendukung regulasi emosi anak usia dini. Penelitian ini merekomendasikan penguatan praktik pembelajaran berbasis komunikasi di lingkungan pendidikan anak usia dini.


