ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HIMPUNAN SETELAH MENGIKUTI PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL PBL SISWA KELAS VII SMPN 5 LOURA
Kata Kunci:
Analisis Kesalahan Siswa, Materi Himpunan, Problem Based Learning (PBL), Pemahaman Konsep, Pemecahan Masalah MatematikaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal himpunan setelah mengikuti pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning PBL, mengidentifikasi faktor-faktor Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMPN 5 Loura yang telah mengikuti pembelajaran materi himpunan menggunakan model PBL. Teknik pengumpulan data meliputi tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa masih melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal himpunan, yaitu kesalahan siswa membaca symbol ∈ (anggota dari) sebagai ⊂ (himpunan bagian) atau informasi dalam soal, kesalahan memahami maksud soal Siswa tidak memahami bahwa soal meminta irisan (∩) tetapi yang dikerjakan adalah gabungan (∪) atau informasi yang di ketahui dan ditanyakan, kesalahan mengubah soal ke dalam model atau operasi matematika, kesalahan dalam menyelesaikan atau proses perhitungan Operasi pembagian 36÷6= 5 (seharusnya 6) dan kesalahan dalam menuliskan jawaban akhir atau Kesimpulan 8+7= 15 Jawaban siswa: 14. Kesalahan yang paling dominan adalah kesalahan memahami konsep karena sebagian siswa belum mampu memahami konsep dasar himpunan dan menerapkannya dalam penyelesaian soal. Salah menentukan gabungan A= {1,2} B= {2,3} A∪B= {2} (seharusnya {1,2,3}). Penerapan model PBL meningkatkan keaktifan dan kemampuan bekerja sama siswa, namun belum sepenuhnya menghilangkan kesalahan dalam menyelesaikan soal. Oleh karena itu, guru perlu memberikan penguatan konsep, umpan balik, dan latihan yang berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman serta kemampuan pemecahan masalah siswa.


