THE EFFECT OF GADGET USE ON THE READING HABITS OF ELEMENTARY MADRASAH STUDENTS
Kata Kunci:
Perangkat Seluler, Kebiasaan Membaca, Siswa Madrasah IbtidaiyahAbstrak
Kemajuan teknologi digital telah meningkatkan frekuensi penggunaan perangkat seluler di kalangan anak-anak usia sekolah dasar. Meskipun perangkat seluler dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran, muncul kekhawatiran bahwa penggunaannya yang lebih dominan untuk hiburan dapat memengaruhi kebiasaan membaca siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan perangkat seluler terhadap kebiasaan membaca siswa kelas IV di MI Nurul Huda Madukoro. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan sampel jenuh yang melibatkan seluruh 32 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara semi-terstruktur dengan guru serta siswa, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan perangkat seluler memiliki dampak positif maupun negatif terhadap kebiasaan membaca siswa, namun dampak negatifnya lebih dominan. Siswa cenderung menggunakan perangkat seluler untuk bermain gim dan menonton video selama 2–6 jam per hari, sementara waktu membaca mereka hanya sekitar 20 menit per hari. Kondisi ini menyebabkan penurunan minat baca, berkurangnya durasi membaca, serta kecenderungan membaca secara sekilas (*skimming*) dibandingkan membaca secara mendalam. Kendati demikian, perangkat seluler juga memberikan manfaat dengan memudahkan siswa mengakses buku elektronik (*e-book*), bahan bacaan digital, dan informasi untuk mendukung pembelajaran mereka. Berdasarkan hasil pengodean tematik, dampak negatif mencakup 40%, dampak positif 20%, dan dampak netral 40%. Dengan demikian, penggunaan perangkat seluler memengaruhi kebiasaan membaca siswa madrasah dasar, sehingga diperlukan pengawasan dari orang tua dan guru, pembatasan waktu penggunaan, serta pemanfaatan perangkat seluler secara bijak sebagai sarana pembelajaran guna mendukung peningkatan budaya literasi siswa.


