PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS IV MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA NURUL IMAN PEMATANG GAJAH

Penulis

  • Riha Nurjannah Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi Penulis
  • M. Syahran Jailani Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi Penulis

Kata Kunci:

Berpikir Kritis, Metode Problem Solving, IPAS

Abstrak

Keterampilan berpikir kritis adalah salah satu kecakapan utama yang dibutuhkan pada abad 21. Siswa perlu mengembangkan keterampilan ini untuk berpikir secara mendalam. Namun kenyataannya kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV A Madrasah Ibtidaiyah Swasta Nurul Iman masih rendah. Metode problem solving dijadikan solusi untuk meningkatkan berpikir kritis siswa karena metode pembelajaran ini melibatkan siswa untuk berpikir. Guru memegang peranan penting untuk membimbing dan melatih siswa dengan memberikan pertanyaan dan menyajikan soal atau masalah kritis yang harus diselesaikan. Penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari empat tahap: Perencanaan, pelaksanaan dan observasi, refleksi, dan perencanaan ulang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPAS bagi siswa kelas IV A Madrasah Ibtidaiyah Swasta Nurul Iman Pematang Gajah. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tiga pertemuan, dan teknik pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Berdasarkan observasi aktivitas guru pada siklus I diperoleh hasil dengan presentase 71% , kemudian pada siklus II aktivitas guru meningkat menjadi 83% kualifikasi baik. Sedangkan pada observasi aktivitas siswa pada siklus I diperoleh hasil dengan presentase 85% , kemudian pada siklus II aktivitas guru meningkat menjadi 93% dengan kualifikasi baik sekali. Penerapan metode problem solving meningkatkan aktivitas guru dan kemampuan berpikir kritis siswa, sebagaimana ditunjukkan oeh data penelitian. Hasil tes ketuntasan belajar dari 26 % (pra siklus) menjadi 68 % (siklus I), hingga mencapai 84% (siklus II). Temuan ini menunjukkan metode problem solving meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV A Madrasah Ibtidaiyah Swasta Pematang Gajah pada pembelajaran IPAS

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-13