TRADISI SUROAN DAN STRATEGI KOMUNIKASI BUDAYA PADA MASYARAKAT JAWA DESA KOTO BARU, KABUPATEN PASAMAN BARAT

Penulis

  • Rini Ramadani Institut Seni Indonesia Padangpanjang Penulis

Kata Kunci:

Tradisi, Suroan, Masyarakat Jawa

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa Tradisi Suroan begitu memiliki makna dan filosofi yang penting pada Suku Jawa, dengan mengambil daerah penelitian di Desa Koto Baru .Tradisi ini merupakan ritual adat yang dilakukan oleh  masyarakat sehingga menjadi budaya yang sulit untuk dihilangkan  bagi masyarakat Jawa.Tradisi ini diadakan pada malam satu muharam.Metode penelitian yang digunakan Penulis dalam penelitian ini adalah Kualitatif , menggunakan teknik pengumpulan data dan melalui pengamatan studi literatur yang berkaitan dengan judul dan dianalisis sehingga mejadikan kerangka berfikir dan wawancara langsung dengan menggunakan teori Interpretatif Clifford Geertz untuk menjelaskan bagaimana tradisi memenuhi kebutuhan social yang ada dalam masyarakat . Hasil penelitian ini adalah bahwasan nya tradisi suroan pada masyarakat jawa merupakan upacara adat yang diwariskan secara turun temurun pada masyarakat jawa. Tradisi suroan ini bertujuan untuk menghindari kesialan, bencana, musibah, malapetaka serta untuk mendekatkan diri kepada Tuhan agar mendapatkan keselamatan, rahmat dan meminta ampun atas segala kesalahan yang dilakukan selama satu tahun.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-13