CLUSTERING KUALITAS UDARA MENGGUNAKAN ALGORITMA KMEANS DI KOTA PONTIANAK

Penulis

  • Munawar Universitas Muhammadiyah Pontianak Penulis
  • Putri Yuli Utami Universitas Muhammadiyah Pontianak Penulis
  • Rizki Surtiyan Surya Universitas Muhammadiyah Pontianak Penulis

Kata Kunci:

Clustering, Elbow Method, DBI, K-Means, Kualitas Udara

Abstrak

Pontianak sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Barat tengah menghadapi tantangan besar terkait peningkatan polusi udara akibat pesatnya urbanisasi dan industrialisasi. Pertumbuhan ekonomi yang cepat di kota ini tidak hanya membawa manfaat, tetapi juga menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, terutama dalam bentuk peningkatan emisi polutan udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di kota Pontianak berdasarkan konsentrasi polutan menggunakan algoritma K-means. Parameter ISPU yang dianalisis mencakup polutan PM10, PM2.5, SO2, CO, O3, NO2 dan HC yang diperoleh dari tahun 2021 hingga 2023. Elbow Method digunakan untuk menentukan jumlah cluster yang optimal dan menghasilkan tiga cluster (k3). Evaluasi kualitas cluster dilakukan menggunakan Davies Bouldin Index (DBI) yang menunjukkan nilai DBI sebesar 0.881 untuk tahun 2021, 1.036 untuk tahun 2022, dan 1.011 untuk tahun 2023. Hasil clustering menunjukkan bahwa polutan PM2.5 memiliki konsentrasi tertinggi pada tahun 2021 dengan nilai 429 sedangkan PM10 menjadi dominan pada tahun 2022 dan 2023 dengan nilai masingmasing 126 dan 154. Hasil penelitian ini memberikan informasi terkait pengambilan kebijakan yang tepat sebagai acuan pengendalian polusi udara yang lebih efektif, serta langkah-langkah dan antisipasi yang harus dilakukan oleh masyarakat.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-13