INTEGRASI FIKIH DAN TASAWUF: MEMBANGUN KESEIMBANGAN SPIRITUAL DALAM PRAKTIK KEISLAMAN
Kata Kunci:
Integrasi Fikih dan Tasawuf, Keseimbangan Spiritual, Pendidikan Islam, Praktik KeislamanAbstrak
Integrasi antara fikih dan tasawuf merupakan pendekatan penting dalam praktik keislaman modern yang menggabungkan dimensi lahiriah berupa kepatuhan terhadap hukum syariat dengan dimensi batiniah berupa penghayatan spiritual yang mendalam. Pemisahan antara kedua disiplin ini berpotensi menghasilkan praktik keagamaan yang kering secara spiritual atau menyimpang dari prinsip-prinsip syariat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk integrasi fikih dan tasawuf dalam pendidikan dan praktik keagamaan, serta menganalisis tantangan dan solusi yang ditawarkan dalam literatur keislaman kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Data dikumpulkan dari buku, jurnal ilmiah, dan artikel relevan yang membahas fikih, tasawuf, serta aplikasinya dalam pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi fikih dan tasawuf dalam pendidikan Islam dapat membentuk peserta didik yang tidak hanya taat hukum, tetapi juga matang secara spiritual. Beberapa institusi pendidikan telah berhasil menerapkan pendekatan ini melalui penguatan kurikulum, metode pembelajaran holistik, dan pembiasaan ibadah yang bermakna. Penelitian ini juga menemukan bahwa tantangan seperti stigma negatif terhadap tasawuf dan kurangnya pemahaman pendidik dapat diatasi melalui pelatihan guru dan sosialisasi pemahaman tasawuf yang sesuai dengan syariat. Temuan ini memberikan kontribusi konseptual terhadap pengembangan pendidikan Islam yang seimbang secara normatif dan spiritual.


