GAYA KEPENGARANGAN DJOKO SARYONO DALAM KUMPULAN PUISI KEMELUT CINTA RAHWANA SEBAGAI ALTERNATIF MATERI PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA KELAS XI
Kata Kunci:
Alternatif Pembelajaran Sastra, Djoko Saryono, Kemelut Cinta Rahwana, StilistikaAbstrak
Penelitian ini mendeskripsikan mengenai gaya kepengarangan Djoko Saryono dalam kumpulan puisi Kemelut Cinta Rahwana. Penelitian mengenai gaya kepengarangan Djoko Saryono dalam kumpulan puisi Kemelut Cinta Rahwana ini mencakup unsur leksikal, bahasa figuratif, ekspresi gagasan pengarang, dan pemanfaatan penelitian sebagai materi pembelajaran sastra di SMA kelas XI. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan stilistika genetik. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kumpulan puisi Kemelut Cinta Rahwana dan Silabus Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI Kurikulum Merdeka. Data penelitian ini berupa baris-baris, kata, dan frasa yang mengindikasikan adanya unsur leksikal, bahasa figuratif, dan ekspresi gagasan pengarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Djoko Saryono menggunakan diksi berbahasa Jawa dengan ketiga kategori yaitu Bahasa Jawa Kuno, Tengah, dan Baru. Djoko Saryono menggunakan bahasa figuratif yang kompleks. Djoko Saryono mengekspresikan gagasannya dengan menggunakan sudut pandangnya terhadap tokoh Rahwana. Penelitian ini dapat dijadikan alternatif materi pembelajaran sastra bagi siswa SMA kelas 11. Penelitian ini dapat dikembangkan menggunakan pendekatan yang lain yaitu stilistika kognitif dengan objek yang sama yaitu kumpulan puisi Kemelut Cinta Rahwana.


