ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DI KECAMATAN SIANTAR MARTOBA

Penulis

  • Rameria Saragih Universitas Simalungun Penulis

Kata Kunci:

Alih Fungsi Lahan, Pertanian, Variabel, Penelitian

Abstrak

Alih fungsi lahan pertanian merupakan fenomena yang semakin marak di wilayah perkotaan, termasuk di Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi alih fungsi lahan pertanian ke non-pertanian serta mengevaluasi dampaknya terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda terhadap variabel usia, jumlah tanggungan, jarak lahan dari jalan aspal, dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak lahan dari jalan aspal berpengaruh negatif signifikan, sedangkan pendapatan berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan alih fungsi lahan. Sementara itu, variabel usia dan jumlah tanggungan tidak berpengaruh signifikan. Dampak alih fungsi lahan terlihat pada penurunan luas sawah irigasi lebih dari 50% selama 2019–2024, pergeseran mata pencaharian masyarakat dari sektor pertanian ke non-pertanian, serta meningkatnya ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah. Kesimpulannya, faktor ekonomi dan aksesibilitas menjadi penentu utama dalam proses alih fungsi lahan, sementara kebijakan tata ruang yang lemah mempercepat konversi lahan pertanian.

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-13