MITIGASI PERILAKU BULLYING DALAM MENCIPTAKAN PENDIDIKAN HUMANIS (STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN MATHLABUL ULUM)
Kata Kunci:
Mitigasi Perilaku Bullying, Pendidikan HumanisAbstrak
Pendidikan tidak sekedar mentrasfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik, tetapi menuntut peserta didik untuk selalu mengembangkan potensi dan daya kreatifitas yang dimilikinya agar tetap survive dalam hidupnya. untuk mencapai tujuan di atas, maka pendidikan humanis adalah salah satu bentuk pendidikan yang harus diterapkan di sebuah lembaga pendidikan, yangbebas dari perilaku bullying, baik secara fisik, verbal maupun psikis. Perilaku bullying di sekolah dapat dicegah dengan membentuk sikap, karakter dan kepribadian siswa atau peserta didik, guru harus selalu melakukan koordinasi atau bekerjasama dengan wali murid, Guru kelas menyampaikan perkembangan sifat, nilai dan tingkah laku siswa-siswinya kepada orang tua wali.dengan harapan agar wali murid juga memberikan wawasan di rumah tentang perilaku bullying. Penelitian ini menyelidiki fenomena bullying dalam konteks Pondok Pesantren Mathlabul Ulum, dengan fokus pada penerapan pendidikan karakter untuk mengurangi perilaku tersebut. Penelitian ini menekankan pentingnya mengenali keunikan individu, mempromosikan kebebasan berpikir dan berekspresi, dan menumbuhkan empati dan koneksi sosial di antara siswa. Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip anti-bullying ke dalam kurikulum sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mitigasi bullying di Pondok Pesantren Mathlabul Ulum dan untuk mendeskripsikan implikasi dampak mitigasi bullying dalam menciptakan pendidikan humanis. Pendekatan Penelitian yang digunakan merupakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini berlokasi di Pondok Pesantren Mathlabul Ulum Jl. Taman sari Desa Jaddung Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep. peneliti disini berperan sebagai instrument utama dalam pengumpulan data lapangan yang akan berperan sebagai pertisipan penuh, dengan menggunakan instrument penelitian berupa instrument wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa 1) Mitigasi bullying di Pondok Pesantren Mathlabul Ulum merupakan kebijakan yang dibuat oleh otoritas Pesantren untuk mencegah dan mengurangi kasus bullying yang terjadi di kalangan para santri, dalam prosesnya ada beberapa tahapan yang dilakukan oleh pihak pesantren yaitu, Pra mitigasi bullying, saat mitigasi bullying dan pasca mitigasi bullying. 2) Implikasi dampak mitigasi bullying dalam menciptakan pendidikan humanis Ini adalah berimplikasi pada a) Terbukanya kebebasan berpikir dan berekspresi, b) Menciptakan pendidikan yang menyenangkan, c) Menumbuhkan empati dan hubungan social.


