INTEGRASI KURIKULUM UMUM DAN SALAF DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN ISLAM: STUDI KASUS DI MA MIFTAHUL ULUM NGEMPLAK MRANGGEN DEMAK

Penulis

  • Mustahar Universitas Nahdlatul Ulama Jepara Penulis
  • Ainul Ghuri Universitas Nahdlatul Ulama Jepara Penulis
  • Muhammad Khoiruddin Universitas Nahdlatul Ulama Jepara Penulis

Kata Kunci:

Kurikulum Umum, Kurikulum Salaf, Integrasi Kurikulum

Abstrak

Kurikulum merupakan landasan utama dalam penyelenggaraan pendidikan yang menentukan arah, isi, dan tujuan pembelajaran. Dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia, ada dua pendekatan kurikulum yang berkembang, yaitu kurikulum umum yang mengacu pada standar pendidikan nasional, dan kurikulum salaf yang berakar pada tradisi pesantren klasik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan integrasi kedua model kurikulum di MA Miftahul Ulum Ngemplak Mranggen Demak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kurikulum umum dan kurikulum salaf di MA Miftahul Ulum dilakukan secara sistematis dengan menyeimbangkan pencapaian kompetensi akademik dan pemahaman agama tradisional. Kurikulum umum diadopsi dalam mata pelajaran formal seperti matematika, sains, dan bahasa, sedangkan kurikulum salaf diimplementasikan melalui studi buku kuning, sorogan, dan bandongan. Integrasi ini menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu, beban belajar siswa, dan kebutuhan guru yang mampu menjembatani kedua kurikulum tersebut. Temuan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara pendekatan modern dan tradisional dalam merancang kurikulum yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan zaman. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model kurikulum terpadu yang adaptif dan fleksibel di lembaga pendidikan Islam.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-13