PERAN TRADISI KOLOMAN DALAM PENDIDIKAN NONFORMAL DAN PEMBENTUKAN SIKAP MODERAT BERAGAMA DI MADURA

Penulis

  • Taufiqurrahman Universitas Islam Negeri Madura Penulis

Kata Kunci:

Koloman, Pendidikan Nonformal, Moderasi Beragama, Kearifan Lokal, Madura

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tradisi Koloman sebagai bentuk pendidikan nonformal dalam pembentukan sikap moderat beragama masyarakat Madura. Tradisi Koloman, yang berupa pertemuan rutin keagamaan dan sosial, telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Madura. Namun, kajian ilmiah yang secara khusus menelaahnya dari perspektif pendidikan dan moderasi beragama masih terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta peserta Koloman, dan dokumentasi kegiatan di beberapa kabupaten di Madura. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Koloman berfungsi tidak hanya sebagai sarana ritual keagamaan, tetapi juga sebagai wahana pendidikan nonformal yang menanamkan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan tanggung jawab sosial. Melalui aktivitas kolektif seperti pembacaan doa, musyawarah, dan kegiatan sosial, peserta Koloman belajar tentang pentingnya keseimbangan antara komitmen keagamaan dan keterbukaan terhadap perbedaan. Dengan demikian, Koloman berkontribusi nyata terhadap pembentukan sikap moderat beragama dan penguatan kohesi sosial di masyarakat Madura. Penelitian ini menegaskan bahwa pelestarian tradisi lokal seperti Koloman memiliki relevansi strategis dalam memperkuat pendidikan karakter dan moderasi beragama di Indonesia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-13