KEBUDAYAAN ISLAM DAN PERUBAHAN SOSIAL DALAM MENGHADAPIKONTEKS MODERNISASI DAN SEKULARISASI
Kata Kunci:
Islam, Modernisasi, Sekularisasi, Perubahan Sosial, Kebudayaan Islam, GlobalisasiAbstrak
Fenomena modernisasi dan sekularisasi telah membawa perubahan mendasar dalam tatanan sosial, budaya, dan spiritual masyarakat Muslim di era kontemporer. Modernisasi, yang lahir dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, mendorong transformasi sosial menuju kehidupan yang lebih rasional, efisien, dan berorientasi kemajuan. Sementara itu, sekularisasi muncul sebagai konsekuensi logis dari proses rasionalisasi tersebut, yang menuntut pemisahan antara urusan dunia dan agama. Dalam konteks Islam, kedua fenomena ini menghadirkan tantangan dan peluang yang kompleks. Islam memandang perubahan sebagai bagian dari Sunnatullah—sebuah keniscayaan dalam perjalanan peradaban manusia. Namun, tantangan muncul ketika modernisasi menimbulkan pergeseran nilai, marginalisasi budaya lokal, serta penurunan peran agama dalam kehidupan publik. Artikel ini membahas secara mendalam hubungan antara kebudayaan Islam dan perubahan sosial dalam konteks modernisasi dan sekularisasi, serta menelaah bagaimana Islam merespons tantangan tersebut melalui reinterpretasi ajaran dan revitalisasi nilai-nilai keislaman. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan mengacu pada pemikiran para ahli kontemporer, seperti Nurcholish Madjid, Fazlur Rahman, Harun Nasution, serta hasil penelitian lima tahun terakhir (2018–2024) mengenai modernisasi Islam di Indonesia dan dunia Islam pada umumnya. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa modernisasi tidak selalu berseberangan dengan nilai-nilai Islam, asalkan diarahkan dalam kerangka tauhid dan keadilan sosial. Sekularisasi pun dapat dipahami bukan sebagai upaya meniadakan agama, melainkan sebagai proses diferensiasi fungsional antara ruang sakral dan profan dalam kehidupan sosial. Oleh karena itu, adaptasi Islam terhadap modernitas seharusnya tidak diartikan sebagai kompromi terhadap sekularisme, melainkan sebagai upaya kreatif untuk meneguhkan nilai-nilai Islam di tengah perubahan zaman


