MANAJEMEN STRATEGI DALAM PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI KANTOR KEMENAG KOTA MOJOKERTO
Kata Kunci:
Manajemen Strategi, Kinerja Pegawai, Reformasi Birokrasi, Kantor Kemenag Kota Mojokerto, Balanced ScorecardAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengevaluasi penerapan manajemen strategis dalam meningkatkan kinerja pegawai di Kantor Kementerian Agama Kota Mojokerto. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan cara pengumpulan data melalui wawancara, diskusi kelompok terfokus (FGD), kuesioner dari 68 pegawai tetap, dan analisis dokumen sekunder seperti SKM, SAKIP, Reformasi Birokrasi, serta SIMPEG untuk periode 2022–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya stagnasi pada nilai SKM (81,67), status SAKIP yang masih berada di kategori baik, rendahnya kemampuan digital pegawai, kurangnya sistem penghargaan dan hukuman berdasarkan kinerja, serta adanya praktik maladministrasi dan percaloan, disebabkan oleh belum dilaksanakannya tahap-tahap manajemen strategis secara konsisten dalam organisasi. Analisis yang dilakukan memberikan kerangka kerja manajemen strategis yang berbasis pada Balanced Scorecard, yang mencakup strategi regenerasi sumber daya manusia, transformasi digital dalam pelayanan, reformasi TPP yang berbasis pada kinerja, penguatan integritas dalam pelayanan publik, serta pengembangan budaya kerja yang responsif dan modern. Penerapan kebijakan strategis ini Diproyeksikan dapat meningkatkan nilai SKM menjadi ≥ 91, memperbaiki akuntabilitas kinerja, serta mendukung pencapaian predikat WBK–WBBM pada tahun 2028–2029. Oleh karena itu, keberhasilan penerapan manajemen strategis sangat bergantung pada komitmen para pemimpin dan konsistensi dalam pelaksanaan strategi di seluruh unit layanan, sehingga Rencana Strategis benar-benar dapat berfungsi sebagai pedoman kerja untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berintegritas.


