INTEGRATING BENGKULU LOCAL CULTURE INTO ENGLISH LANGUAGE INSTRUCTION TO ENHANCE JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS’ SPEAKING SKILLS AT SMP NEGERI 05 KOTA BENGKULU
Kata Kunci:
Integrasi Budaya Lokal, Keterampilan Berbicara, Pengajaran Bahasa Inggris, Pengajaran Responsif Budaya, Siswa Sekolah Menengah PertamaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengintegrasian budaya lokal Bengkulu ke dalam pembelajaran bahasa Inggris terhadap kemampuan berbicara siswa di SMP Negeri 05 Kota Bengkulu. Desain penelitian kuasi-eksperimental dengan pendekatan kuantitatif digunakan, yang melibatkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen menerima pembelajaran berbicara yang menggabungkan konten budaya lokal Bengkulu, sedangkan kelompok kontrol diajarkan menggunakan materi konvensional. Data dikumpulkan melalui penilaian berbicara pra-tes dan pasca-tes yang dievaluasi menggunakan rubrik penilaian analitik yang mencakup kelancaran, pengucapan, kosakata, tata bahasa, dan relevansi konten. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol, yang ditunjukkan oleh skor peningkatan yang lebih tinggi dan hasil uji statistik yang menunjukkan perbedaan signifikan pada tingkat 0,05. Pengintegrasian tema budaya lokal meningkatkan kepercayaan diri, partisipasi, dan kemampuan siswa untuk mengembangkan ide selama kegiatan berbicara. Studi ini menyimpulkan bahwa penggabungan budaya lokal ke dalam pembelajaran bahasa Inggris memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kemampuan berbicara siswa dan mendukung praktik pengajaran yang responsif secara budaya. Disarankan agar guru bahasa Inggris mengintegrasikan konten budaya lokal yang bermakna ke dalam kegiatan kelas untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan relevan secara kontekstual.


