KAJIAN SEMANTIK PADA LIRIK LAGU ”DIDIA ROKKAPHI’’ KARYA NAHUM SITUMORANG ANALISIS MAKNA DAN KONTEKS BUDAYA BATAK
Kata Kunci:
Semantik, Didia Rokakaphi, Nahum Situmorang, Rokkap, Budaya Batak Toba, Makna KontekstualAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arti semantik dan keterhubungannya dengan konteks budaya Batak dalam lirik lagu "Didia Rokkaphi" yang diciptakan oleh komponis terkenal Nahum Situmorang. Secara teoritis, studi ini menerapkan pendekatan semantik untuk menggali makna leksikal dan kontekstual yang tersemat dalam serangkaian lirik, serta menganalisis sisi sosiolinguistik yang mencerminkan pandangan hidup masyarakat Batak Toba. Hasil dari analisis ini menunjukkan bahwa lagu tersebut lebih dari sekadar mencakup pencarian jodoh secara umum, karena sebenarnya kaya akan konsep "rokkap" (takdir/jodoh) yang di dalam budaya Batak dipercayai sebagai keputusan dari Tuhan dan nenek moyang. Penggunaan metafora dalam lirik-liriknya mencerminkan kegelisahan seseorang mengenai status sosial dan ekspektasi keluarga yang besar terkait pernikahan. Melalui analisa konteks budaya, terungkap bahwa lagu ini menyampaikan nilai "hagabeon" (keberuntungan untuk memiliki keturunan), di mana ketiadaan pasangan dianggap sebagai beban moral dan sosial. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa lirik "Didia Rokkaphi" berfungsi sebagai saluran ekspresi emosional sekaligus cerminan atas norma-norma adat Batak yang memposisikan pernikahan sebagai tahap penting dalam perjalanan hidup manusia.


