TINJAUAN KRITIS TERHADAP PARADIGMA PENDIDIKAN HUMANISTIK: IMPLIKASI TERHADAP PERLINDUNGAN DAN PROFESIONALISME GURU

Penulis

  • Rodianto Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Penulis
  • Rahmi Anekasari Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Penulis
  • Abdul Azim Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Penulis

Kata Kunci:

Pendidikan Humanistik, Profesionalisme Guru, Perlindungan Guru

Abstrak

Paradigma pendidikan humanistik diposisikan sebagai pendekatan yang menekankan penghormatan terhadap martabat manusia, empati, dan pengembangan potensi peserta didik secara holistik. Namun, dalam konteks pendidikan Indonesia, penerapan paradigma ini menghadapi tantangan serius, khususnya meningkatnya kasus kekerasan dan kriminalisasi terhadap guru. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara idealitas pendidikan humanistik dan realitas perlindungan profesional guru di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis pengaruh paradigma pendidikan humanistik terhadap relasi guru–siswa serta implikasinya bagi perlindungan dan profesionalisme guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan model tinjauan kritis. Data dikumpulkan dari buku-buku primer teori humanistik, artikel jurnal nasional terindeks Sinta 1-3 dan jurnal internasional terindeks Scopus, dokumen kebijakan pemerintah, serta laporan dan pemberitaan terkait kekerasan terhadap guru. Analisis dilakukan melalui sintesis temuan, penelusuran hubungan sebab-akibat, dan identifikasi implikasi konseptual serta praktis. Hasil kajian menunjukkan bahwa paradigma humanistik sering dipahami secara reduktif sebagai kebebasan tanpa batas pedagogis, yang berdampak pada melemahnya otoritas profesional guru dan meningkatnya kerentanan terhadap kekerasan. Permasalahan utama bukan terletak pada paradigma humanistik itu sendiri, melainkan pada implementasinya yang tidak terintegrasi dengan etika profesi, disiplin edukatif, dan sistem perlindungan hukum memadai. Paradigma pendidikan humanistik justru menekankan pentingnya keseimbangan antara kemanusiaan, keteladanan, dan tanggung jawab dalam praktik pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya rekonstruksi pendidikan humanistik yang adil dan seimbang, serta berorientasi pada kemanusiaan sekaligus menjamin perlindungan dan profesionalisme guru.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-13