REVIEW ARTICLE: POTENSI TERAUPETIK TUMBUHAN BILAJANGBULU (MERREMIA VITIFOLIA (BURM.F.) HALLIER F.)
Kata Kunci:
Bilajang Bulu, Convolvulaceae, Merremia vitifolia, Potensi TeraupetikAbstrak
Konsumsi tumbuhan obat, seperti Merremia vitifolia memiliki sejarah panjang dalam pengobatan tradisional dan menunjukkan potensi besar sebagai sumber obat alami karena karena kandungan senyawa metabolit bioaktif yang beragam dan jumlah yang memadai hingga sekitar 50% pengobatan modern berasal dari tumbuhan memperlihatkan potensi besar dalam aplikasi terapeutik. Merremia vitifolia dikenal sebagai Bijalang Bulu di Indonesia memiliki beragam manfaat kesehatan dan digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai penyakit termasuk diabetes dan malaria. Review artikel ini bertujuan untuk mengetahui berbagai potensi dari tanaman bilajang bulu sebagai tumbuhan liar yang difokuskan dengan mengkaji berbagai manfaat farmakologi. Metode yang digunakan mencakup pencarian publikasi dalam 10 tahun terakhir di Google Scholar dan PubMed dengan fokus pada potensi terapeutik dari ekstrak tanaman Merremia vitifolia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak Merremia vitifolia mempunyai aktivitas penghambatan α-glukosidase, potensi antibakteri terhadap S. aureus, serta aktivitas antioksidan. Selain itu, Merremia vitifolia mempunyai sifat antiinflamasi dan antinociceptive, serta potensi sebagai agen trombolitik yang lebih aman dibandingkan obat modern. Dengan demikian, Merremia vitifolia menunjukkan potensi sebagai sumber obat alami yang berharga dalam pengobatan modern


