REVIEW ARTICLE: PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3)
Kata Kunci:
Keselamatan Kerja, Kesehatan Kerja,, Budaya Organisasi,, Lingkungan Kerja Dan Motivasi Kerja.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana budaya organisasi, kondisi lingkungan kerja, dan tingkat motivasi kerja berpengaruh terhadap implementasi program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam suatu organisasi. Budaya organisasi yang positif diyakini mampu membentuk perilaku dan sikap karyawan yang mendukung keselamatan. Di sisi lain, lingkungan kerja yang nyaman dan aman berperan besar dalam menurunkan potensi kecelakaan kerja. Selain itu, karyawan yang memiliki motivasi tinggi cenderung lebih patuh dan konsisten dalam menjalankan prosedur K3. Kajian ini dilakukan melalui metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai temuan dari penelitian terdahulu, baik nasional maupun internasional, yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2024. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk menggali pola hubungan antara variabel-variabel yang dikaji. Hasil studi menunjukkan bahwa budaya organisasi yang kuat berkontribusi terhadap kepatuhan karyawan dalam melaksanakan K3 melalui penanaman nilai-nilai keselamatan. Lingkungan kerja yang ergonomis dan aman juga terbukti efektif dalam mengurangi risiko kecelakaan. Sementara itu, motivasi kerja yang tinggi meningkatkan kesadaran akan pentingnya perilaku kerja yang aman. Secara keseluruhan, ketiga faktor tersebut berperan secara simultan dalam mendukung keberhasilan penerapan K3. Kesimpulan dari penelitian ini adalah efektivitas implementasi K3 tidak hanya bergantung pada kebijakan atau fasilitas, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh aspek manusia dan budaya organisasi. Manajemen diharapkan mengembangkan strategi yang komprehensif untuk memperkuat ketiga aspek tersebut demi membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan.


