IDENTIFIKASI GLIBENKLAMID PADA JAMU KENCING MANIS / DIABETES YANG BEREDAR DI JALAN KAPTEN MUSLIM
Kata Kunci:
Glibenklamid, Jamu Diabetes, FT-IR, Bahan Kimia Obat, Identifikasi KimiaAbstrak
Jamu antidiabetes yang beredar di pasaran kerap dicurigai mengandung bahan kimia obat (BKO) terlarang seperti glibenklamid untuk meningkatkan efektivitasnya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keberadaan glibenklamid pada jamu diabetes merek Li Liang dan Diabeta di Jalan Kapten Muslim, Medan. Metode yang digunakan adalah Fourier Transform Infrared (FT-IR) dengan teknik Attenuated Total Reflectance (ATR). Sampel diambil dari tiga penjual berbeda, diekstraksi menggunakan etanol 96%, dan dianalisis spektrumnya pada rentang 4000–650 cm⁻¹. Hasil analisis kualitatif menunjukkan tidak adanya puncak karakteristik glibenklamid, khususnya gugus sulfonil (S=O) pada 1155.5 cm⁻¹, serta ketidakkonsistenan pola gugus amida (N–H dan C=O) dan aromatik. Analisis kuantitatif dengan kurva kalibrasi (R² = 0,9986) mengonfirmasi kadar glibenklamid di bawah batas deteksi (LOD 2,8 ppm). Simpulan penelitian ini menunjukkan kedua sampel jamu bebas dari glibenklamid sesuai regulasi Permenkes No. 007/2012


