UJI EFEKTIVITAS ANTIHIPERGLIKEMIA EKSTRAK  DAUN TALAS (Colocasia esculenta L.) PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus)

Penulis

  • Uribbiwina Saragi Institut Kesehatan Mitra Bunda Penulis
  • Henny Rachdiati Institut Kesehatan Mitra Bunda Penulis
  • Rakhmi Febrina Yunaspi Institut Kesehatan Mitra Bunda Penulis

Kata Kunci:

Colocasia Esculenta.L, Daun Talas, Antihiperglikemia, Aloksan, Mencit

Abstrak

Diabetes melitus (DM) adalah gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi maupun kerja insulin. Prevalensi DM terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia yang menempati peringkat kelima di dunia. Berbagai tanaman telah diteliti memiliki potensi sebagai antidiabetes. Daun talas (Colocasia esculenta L.) diketahui mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, tanin, steroid, dan alkaloid yang berpotensi memiliki aktivitas antihiperglikemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek antihiperglikemia ekstrak etanol daun talas pada mencit putih jantan (Mus musculus) yang diinduksi aloksan. Desain penelitian adalah eksperimental laboratorium dengan 25 ekor mencit yang dibagi ke dalam lima kelompok: kontrol negatif (Na-CMC), kontrol positif (Glibenclamide), serta tiga kelompok perlakuan dengan ekstrak daun talas dosis 50 mg/kgBB, 100 mg/kgBB, dan 150 mg/kgBB. Pengukuran kadar glukosa darah dilakukan menggunakan glukometer pada hari ke-3, hari ke-7, dan hari ke-14 setelah perlakuan. Diharapkan ekstrak daun talas menunjukkan penurunan kadar glukosa darah yang signifikan dibandingkan kontrol negatif. Kelompok yang menerima dosis tertinggi (150 mg/kgBB) dengan presentasi 37,57% diperkirakan memberikan efek antihiperglikemia paling besar, mendekati efek glibenclamide. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah dalam pemanfaatan daun talas sebagai alternatif alami dalam pengelolaan diabetes.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-13