UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK RESIN JERNANG (DAEMONOROPS DRACO) TERHADAP MENCIT PUTIH JANTAN (MUS MUSCULUS)

Penulis

  • Herrti Agda Slistia Institut Kesehatan Mitra Bunda Penulis
  • Tommy Julianto Institut Kesehatan Mitra Bunda Penulis
  • Suci Fitriani Sammulia Institut Kesehatan Mitra Bunda Penulis

Kata Kunci:

Resin Jernang, Daemonorops Draco, Antiinflamasi, Karagenan, Mencit Putih

Abstrak

Peradangan merupakan respon biologis tubuh akibat kerusakan jaringan atau infeksi, yang ditandai dengan kemerahan, nyeri, dan pembengkakan. Resin jernang (Daemonorops draco) secara tradisional digunakan sebagai obat herbal, namun bukti ilmiah mengenai efek antiinflamasinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi ekstrak resin jernang serta dosis yang paling efektif pada mencit putih jantan (Mus musculus) yang diinduksi karagenan 1%. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima kelompok: kontrol negatif (Na-CMC 1%), kontrol positif (natrium diklofenak 50 mg/kgBB), dan tiga kelompok perlakuan ekstrak resin jernang (100, 200, dan 400 mg/kgBB). Parameter yang diamati meliputi diameter radang, persentase radang, dan persentase inhibisi selama 6 jam. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak resin jernang mampu menurunkan diameter dan persentase radang serta meningkatkan inhibisi inflamasi secara signifikan pada dosis 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB. Dosis 400 mg/kgBB memberikan efek terbaik yang sebanding dengan kontrol positif. Dengan demikian, ekstrak resin jernang berpotensi dikembangkan sebagai kandidat fitofarmaka dengan aktivitas antiinflamasi.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-13