PENGARUH EKSTRAK RUKU-RUKU (OCIMUM TENUIFLORUM) TERHADAP PERILAKU KECEMASAN PADA MENCIT PUTIH JANTAN (MUS MUSCULUS) MENGGUNAKAN HOLE BOARD TEST DAN OPEN FIELD TEST

Penulis

  • Vina Panduwinata Institut Kesehatan Mitra Bunda Penulis
  • Aprilya Sri Rachmayanti Institut Kesehatan Mitra Bunda Penulis
  • Rakhmi Febrina Yunaspi Institut Kesehatan Mitra Bunda Penulis

Kata Kunci:

Ocimum Tenuiflorum, Kecemasan, Mencit Putih Jantan, Hole Board Test, Open Field Test

Abstrak

Kecemasan merupakan salah satu gangguan neuropsikiatri yang umum terjadi dan dapat menurunkan kualitas hidup. Terapi farmakologi seperti benzodiazepin dan SSRI efektif, namun sering menimbulkan efek samping sehingga diperlukan alternatif dari bahan alam. Ruku-ruku (Ocimum tenuiflorum) mengandung senyawa bioaktif seperti eugenol, asam rosmarinat, dan luteolin yang berpotensi sebagai anxiolytic. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak ruku-ruku terhadap perilaku kecemasan pada mencit putih jantan (Mus musculus) serta menentukan dosis yang paling efektif. Penelitian ini merupakan eksperimental kuantitatif dengan rancangan Posttest Only Control Group Design menggunakan 30 ekor mencit yang dibagi ke dalam enam kelompok: kontrol negatif (Na-CMC 1%), kontrol positif (pregabalin), serta empat kelompok perlakuan ekstrak ruku-ruku dosis 100, 150, 200, dan 250 mg/kgBB. Perilaku kecemasan diamati dengan Hole Board Test (head dipping, edge sniffing) dan Open Field Test (crossing, waktu dan kunjungan ke pusat). Analisis data menggunakan ANOVA satu arah atau Kruskal-Wallis sesuai distribusi. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak ruku-ruku menurunkan kecemasan secara signifikan dengan dosis 200 mg/kgBB sebagai yang paling efektif.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-13