UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN TALAS (Colocasia esculenta) DENGAN METODE FRAP (FERRIC REDUCING ANTIOXIDANT POWER)
Kata Kunci:
Colocasia Esculenta, Flavonoid, FRAP, Antioksidan, Ekstrak Etanol 96%Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun talas (Colocasia esculenta) menggunakan metode FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power) serta kandungan flavonoid totalnya. Sampel daun talas segar diperoleh dari Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, kemudian diolah menjadi simplisia kering, diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, dan diuapkan dengan rotary evaporator hingga diperoleh ekstrak kental. Hasil rendemen ekstrak sebesar 12,29%. Karakterisasi simplisia menunjukkan kadar air 7,5%, kadar abu 8,3% dan susut pengeringan 8,75%. Skrining fitokimia menegaskan adanya senyawa alkaloid, saponin, steroid/terpenoid, serta flavonoid. Uji kadar flavonoid total menunjukkan nilai rata-rata sebesar 1.570,67 µmol untuk konsentrasi 1000 ppm atau setara dengan 1,57 mg QE/g ekstrak. Pengujian aktivitas antioksidan dengan metode FRAP menunjukkan bahwa pada konsentrasi 1000 ppm, ekstrak daun talas memiliki aktivitas sebesar 539 µmol FeSO₄·7H₂O, sedangkan pada konsentrasi 2000 ppm aktivitasnya menurun menjadi 1.008 µmol FeSO₄·7H₂O. Sebagai pembanding, vitamin C 1000 ppm memiliki aktivitas sebesar 512,5 µmol FeSO₄·7H₂O. Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun talas memiliki potensi sebagai sumber antioksidan alami, meskipun efektivitasnya dipengaruhi oleh konsentrasi ekstrak


