ANALISIS PERBANDINGAN SISTEM RANTAI DINGIN PENYIMPANAN VAKSIN DI INSTALASI FARMASI DINAS KESEHATAN KOTA BATAM DAN DI PUSKESMAS HINTERLAND KOTA BATAM

Penulis

  • Zahratul Aini Institut Kesehatan Mitra Bunda Penulis
  • Suci Fitriani Sammulia Institut Kesehatan Mitra Bunda Penulis
  • Desy Maniarti Gusmali Institut Kesehatan Mitra Bunda Penulis

Kata Kunci:

Vaksin, Rantai Dingin, Penyimpanan Vaksin, Dinas Kesehatan, Puskesmas

Abstrak

Karena vaksin merupakan produk biologis yang sangat sensitif terhadap fluktuasi suhu, sistem rantai dingin sangat diperlukan untuk menjaga kemanjuran dan kemurniannya. Berdasarkan Pedoman Manajemen Vaksin di Fasilitas Pelayanan Kesehatan tahun 2021, penelitian ini membandingkan sistem penyimpanan vaksin rantai dingin di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Batam dan Puskesmas Pedalaman Kota Batam. Penelitian ini menggunakan metode evaluasi kuantitatif deskriptif non-eksperimental dengan pendekatan observasional. Daftar periksa yang diisi sesuai dengan kriteria yang relevan, wawancara, dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penyimpanan vaksin rantai dingin sesuai dengan peraturan distribusi vaksin, pemeliharaan fasilitas rantai dingin, dan penyimpanan. Tingkat kepatuhan di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Batam mencapai 100% (sangat baik) pada semua aspek yang dinilai. Sementara itu, di Puskesmas Pedalaman Kota Batam, tingkat kepatuhan pada aspek penyimpanan vaksin adalah PKM Galang 81%, PKM Rempang Cate 81%, PKM Belakang Padang 100%, dan PKM Bulang 81%. Untuk aspek pemeliharaan fasilitas rantai dingin dan distribusi vaksin, semua lokasi penelitian, baik di tingkat Kantor Kesehatan maupun Pusat Kesehatan Masyarakat Pedalaman, mencapai 100% (sangat baik).

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-13