BILANGAN ASAM DAN BILANGAN IODIUM
Kata Kunci:
Bilangan Asam, Bilangan Iodium, Minyak Nabati, Stabilitas Oksidasi, Kualitas MinyakAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat kimiawi minyak nabati melalui pengukuran bilangan asam dan bilangan iodium, yang merupakan indikator penting dalam menilai kualitas, stabilitas, dan tingkat ketidakjenuhan minyak. Bilangan asam digunakan untuk mengukur jumlah asam lemak bebas dalam minyak, yang sering menjadi penentu mutu minyak karena berhubungan langsung dengan tingkat kerusakan dan masa simpannya. Sementara itu, bilangan iodium digunakan untuk menentukan derajat ketidakjenuhan, yang menunjukkan kemampuan minyak untuk bereaksi dengan oksigen dan pengaruhnya terhadap stabilitas oksidasi. Jenis minyak nabati yang dianalisis meliputi minyak kelapa sawit, kelapa, dan kacang kedelai, yang diperoleh dari berbagai sumber dengan karakteristik berbeda. Metode titrasi basa digunakan untuk analisis bilangan asam, sedangkan metode Wijs diterapkan untuk mengukur bilangan iodium. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi signifikan pada bilangan asam dan bilangan iodium antara jenis minyak yang diuji. Minyak dengan bilangan asam rendah umumnya memiliki kualitas lebih baik karena kandungan asam lemak bebasnya sedikit, sedangkan minyak dengan bilangan iodium tinggi menunjukkan tingkat ketidakjenuhan yang lebih besar, tetapi cenderung lebih rentan terhadap oksidasi. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam mengenai hubungan antara sifat kimia dan potensi penggunaan minyak nabati, baik dalam industri pangan maupun kosmetik. Dengan memahami perbedaan bilangan asam dan bilangan iodium, produsen dapat menentukan strategi pengolahan dan penyimpanan yang lebih optimal untuk meningkatkan kualitas dan masa simpan minyak


