PENERAPAN PENCAK SILAT KASERANGAN MELALUI EKSTRAKURIKULER DALAM UPAYA MEMPERKENALKAN SEJARAH DAN BUDAYA KABUPATEN SERANG (STUDI KASUS SMA NEGERI 1 CIOMAS)
Kata Kunci:
Ekstrakurikule, Pencak Silat Kaserangan, Sejarah Dan Budaya, Kabupaten SerangAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) penerapan ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Ciomas, (2) pelaksanaan ekstrakurikuler Pencak Silat Kaserangan di SMA Negeri 1 Ciomas, dan (3) penerapan pencak silat kaserangan melalui ekstrakurikuler dalam upaya memperkenalkan budaya Kabupaten Serang di SMA Negeri 1 Ciomas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu suatu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah. Sumber dari penelitian ini adalah Kepala SMA Negeri 1 Ciomas, Wakil Kesiswaan Bidang Kurikulum, Pembina Ekstrakurikuler, Ketua Ekstrakurikuler Kaserangan, Senior Ekstrakurikuler Kaserangan, Anggota dan Sekretaris Ikatan Pencak silat seluruh Indonesia Kabupaten Serang. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang dilaksanakan memakai teknik analisis data model Miles dan Huberman biasa dikenal dengan model interaktif yaitu proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu (1) penerapan ekstrakurikuler yang diterapkan di SMA Negeri 1 Ciomas: futsal, basket, voli, bulu tangkis, palang merah remaja, teater dan puisi, paduan suara, marching band dan Pencak Silat Kaserangan, (2) pelaksanaan ekstrakurikuler Pencak Silat Kaserangan di SMA Negeri 1 Ciomas mengikuti buku panduan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, dan dilatih langsung oleh pembina dan pelatih ekstrakurikuler pencak silat, dan (3) penerapan ekstrakurikuler Pencak Silat Kaserangan telah berhasil memperkenalkan sejarah dan budaya Kabupaten Serang di SMA Negeri 1 Ciomas, diantaranya diwujudkan dengan prestasi ekstrakurikuler Pencak Silat Kaserangan mendapatkan Juara II kategori rampak (kelompok) dalam rangka Anyer Krakatau Culture Festival.


