INTEGRASI AGAMA DAN SAINS DALAM PERSPEKTIF ZIAUDDIN SARDAR DAN HOSSEIN NASR

Penulis

  • Yelli Sastra Ningsih Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Penulis
  • Amril Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Penulis

Kata Kunci:

Integrasi Agama, Sains, Perspektif Ziauddin Sardar, Perspektif Hossein Nasr

Abstrak

Penulisan ini bertujuan untuk melihat pandangan Ziauddin Sardar dan Hossein Nasr tentang integrasi agama dan sains. Seorang pemikir dan intelektual Muslim yang bernama Ziauddin Sardar, beliau mengemukakan pentingnya integrasi agama dan sains dalam upaya untuk menciptakan sistem pengetahuan yang lebih holistik dan berlandaskan pada nilai-nilai Islam. Pandangan beliau, sains dan agama bukanlah dua entitas yang terpisah atau saling bertentangan, melainkan bisa saling melengkapi untuk mencapai kebenaran yang lebih komprehensif. Hossein Nasr adalah seorang filsuf dan intelektual Muslim terkemuka, beliau dikenal dengan pemikirannya yang mendalam tentang hubungan antara agama dan sains, terutama dalam konteks Islam. Menurut beliau, sains dan agama tidak hanya dapat berintegrasi, tetapi seharusnya saling mendukung untuk mencapai pemahaman yang lebih holistik tentang alam semesta dan keberadaan manusia. Jenis penelitian ini studi kepustakaan (library research) untuk mendeskriptifkan integrasi agama dan sains dalam perspektif Ziauddin Sardar dan Hossein Nasr. Metode yang dipakai adalah deskriptif analitik, maksudnya metode yang digunakan secara sistematis untuk mendeskripsikan segala hasil yang berkaitan dengan pokok masalah. Dengan metode ini diharapkan dapat menjadi sebuah solusi altematif dari sistem sains yang berkembang saat ini. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa menurut Ziauddin Sardar yang merupakan dasar untuk terkait integrasi agama dan sains antara lain adalah Tauhid, Khilafah, Ibadah, Ilmu, Halal, Haram, Adil, Zalim, Istislah, dan Dhiya’. Sedangkan menurut Hossein Nasr mengenai integrasi agama dan sains adalah di mana sains dan agama bekerja bersama untuk mencapai kebaikan dan pencerahan bagi umat manusia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-05-13