KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DI MUSEUM TUMURUN SOLO DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF DAERAH MULTIKULTURAL

Penulis

  • Sausan Nur Shabrina Universitas Dr. Soetomo Surabaya Penulis
  • Feryma Armellarena Universitas PGRI Madiun Penulis

Kata Kunci:

Museum Tumurun, Komunikasi Antarbudaya, Ekonomi Kreatif, Pelestarian Budaya, Inovasi Digital

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Museum Tumurun Solo dalam mengembangkan ekonomi kreatif melalui komunikasi antarbudaya. Fokus kajian diarahkan pada strategi museum dalam menghubungkan nilai-nilai budaya lokal dengan audiens yang beragam secara etnis, sosial, dan geografis. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, memanfaatkan observasi langsung, dokumentasi, dan analisis konten dari kegiatan pameran serta program publik yang diselenggarakan museum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Tumurun aktif membangun ruang interaksi budaya yang inklusif melalui pameran tematik, kolaborasi dengan seniman dan pelaku UMKM, serta integrasi teknologi digital seperti tur virtual dan media sosial. Upaya ini tidak hanya meningkatkan partisipasi publik tetapi juga memperkuat daya saing Solo sebagai kota kreatif. Kesimpulannya, pengelolaan museum yang inovatif mampu menjadi katalis pengembangan ekonomi kreatif sekaligus pelestarian budaya. Disarankan agar museum terus memperluas jangkauan audiens melalui kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan keberlanjutan program serta dampak ekonominya. 

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-13