PEMBIAYAAN (BUDGETING) DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Kata Kunci:
Budgeting Islam, Keseimbangan, KeberkahanAbstrak
Penelitian ini membahas konsep budgeting dalam perspektif Islam sebagai instrumen penting untuk menjaga keseimbangan keuangan pada tingkat individu, keluarga, perusahaan, maupun negara. Permasalahan utama yang diangkat adalah kecenderungan hidup konsumtif dan lemahnya perencanaan keuangan yang dapat menimbulkan dampak negatif, baik secara sosial maupun ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah memberikan pemahaman mengenai prinsip budgeting Islami yang berlandaskan nilai tauhid, keadilan, kemaslahatan, dan amanah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menghimpun literatur berupa buku, jurnal, dan karya ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa budgeting dalam Islam menolak sikap boros dan kikir, menekankan prinsip keseimbangan (wasatiyyah), serta mengarahkan harta pada hal-hal yang halal dan bermanfaat. Kewajiban zakat, infak, sedekah, dan wakaf menjadi bagian integral dari perencanaan keuangan Islami, sehingga tidak hanya menjaga stabilitas finansial tetapi juga memperkuat solidaritas sosial. Kesimpulannya, budgeting Islami bukan semata urusan teknis ekonomi, melainkan sarana ibadah yang menghadirkan keberkahan dan kesejahteraan hidup


