FENOMENA HUJAN DALAM AL-QUR’AN DAN PERSPEKTIF SAINS MODERN

Penulis

  • Haryanto Universitas PTIQ Jakarta Penulis

Kata Kunci:

Hujan, Al-Qur’an, Sains

Abstrak

Penelitian ini membahas fenomena hujan dalam Al-Qur’an dan sains modern dengan tujuan menunjukkan keselarasan antara wahyu dan ilmu pengetahuan dalam memahami keteraturan alam ciptaan Tuhan. Fenomena hujan dipandang bukan sekadar peristiwa meteorologis, melainkan tanda kebesaran Ilahi yang mengandung nilai spiritual, ekologis, dan moral. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi tafsir tematik dan analisis korelasi dengan data ilmiah tentang siklus hidrologi. Melalui telaah terhadap tafsir klasik seperti karya Ibnu Katsir, Al-Qurtubi, dan Al-Razi, ditemukan bahwa Al-Qur’an menggambarkan hujan sebagai manifestasi rahmat Allah dan bukti keteraturan kosmik. Sementara itu, sains modern menjelaskan proses hujan melalui mekanisme evaporasi, kondensasi, dan presipitasi yang menunjukkan sistem alam yang seimbang dan berulang. Hasil penelitian menegaskan bahwa fenomena hujan merepresentasikan integrasi antara aspek teologis dan ilmiah, di mana pemahaman terhadap hujan mengarahkan manusia untuk menumbuhkan kesadaran tauhid, tanggung jawab ekologis, serta pandangan holistik tentang hubungan antara iman, ilmu, dan kelestarian alam.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-13