PAPARAN TIMBAL PADA ANAK USIA 1-5 BERDASARKAN KARAKTERISTIK WILAYAH PERKOTAAN DAN PEDESAAN
Keywords:
Paparan Timbal, Anak Usia Dini, Karakteristik Wilayah, Perkotaan, PedesaanAbstract
Paparan timbal pada anak usia 1-5 tahun merupakan ancaman kesehatan global yang dipengaruhi oleh karakteristik wilayah tempat tinggal. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk membandingkan pola dan tingkat paparan timbal pada anak kelompok usia tersebut di wilayah perkotaan dan pedesaan. Pencarian literatur dilakukan pada tiga database ilmiah menggunakan kata kunci terkait. Dari empat penelitian yang memenuhi kriteria inklusi, ditemukan bahwa tingkat paparan tidak selalu linear dengan klasifikasi urban-rural, namun sangat bergantung pada sumber kontaminasi spesifik di setiap lokasi. Di Indonesia, aktivitas industri informal seperti daur ulang aki bekas menjadi sumber dominan yang mengakibatkan kadar timbal dalam darah anak di daerah terpapar sangat tinggi. Sementara itu, studi di Amerika Serikat menunjukkan pola yang kompleks, di mana risiko tinggi ditemukan baik di komunitas urban miskin (karena cat rumah tua) maupun di klaster pedesaan tertentu (misalnya akibat air sumur tercemar). Simpulannya, faktor penentu utama paparan timbal adalah keberadaan sumber kontaminasi lokal dan kerentanan sosioekonomi, bukan semata-mata status geografis urban atau rural. Oleh karena itu, program pencegahan dan intervensi harus bersifat kontekstual, berbasis pemetaan risiko spesifik lokasi, dan melibatkan kolaborasi multipihak untuk efektivitas yang maksimal.
