PUDARNYA HUBUNGAN ANTARA AGAMA DAN NEGARA DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA SAAT INI (Studi Kasus di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai)
Keywords:
Agama dan Negara, Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, Nilai Keagamaan, Masyarakat Desa, Perubahan SosialAbstract
Hubungan antara agama dan negara merupakan aspek penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Namun, seiring dengan perkembangan sosial dan perubahan zaman, hubungan tersebut dinilai mulai mengalami pergeseran dalam praktik kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pudarnya hubungan antara agama dan negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pada masyarakat Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 44 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat masih memiliki pemahaman yang cukup baik mengenai peran agama dan negara serta keterkaitan keduanya. Kehidupan keagamaan di desa tersebut dinilai masih berjalan cukup baik, meskipun terdapat indikasi berkurangnya peran nilai agama dalam beberapa aspek kehidupan bermasyarakat dan bernegara, terutama dalam pelibatan tokoh agama pada kebijakan desa dan minat generasi muda terhadap kegiatan keagamaan. Faktor modernisasi, perkembangan teknologi, dan kesibukan masyarakat menjadi penyebab utama kondisi tersebut. Meskipun demikian, masyarakat berharap adanya penguatan kembali peran agama melalui kerja sama antara pemerintah desa dan tokoh agama.
