ESTIMASI KARBON ATAS PADA HUTAN MANGROVE KECAMATAN TELUK BATANG KABUPATEN KAYONG UTARA KALIMANTAN BARAT

Authors

  • Agustina Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat Pontianak Indonesia Author
  • Dahlia Wulan Sari Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat Pontianak Indonesia Author
  • Dahlia Wulan Sari Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat Pontianak Indonesia Author
  • Widya Rahayu Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat Pontianak Indonesia Author
  • Rizqy Fachria Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat Pontianak Indonesia Author
  • Yogo Tri Saloko Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat Pontianak Indonesia Author

Keywords:

Alih Fungsi Lahan, Rhizophora Apiculata, Xylocarpus Granatum

Abstract

Ekosistem mangrove menjadi komponen penting dalam proses siklus karbon global, karena diperkirakan mampu menyerap dan menyimpan karbon lebih cepat dibandingkan dengan vegetasi lain yang terdapat di daerah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi potensi karbon yang tersimpan dalam vegetasi hutan mangrove di Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode alometrik untuk pengukuran AGB (Above Ground Biomass) berdasarkan DBH (Diameter Breast Height) pada vegetasi mangrove tingkat pohon dan pancang. Terdapat 3 spesies yang ditemukan, yaitu Xylocarpus granatum, Rhizophora apiculata, dan Bruguiera gymnorhiza. Ketiga jenis mangrove tersebut dapat beradaptasi pada pH berkisaran 6,28 – 6,31, salinitas berkisaran 9,33 – 9,57 ‰ dan suhu berkisar antara 29,27 – 30,27 °C. Dari jenis tersebut dihasilkan stok karbon sebesar 174,03 ton/ha. Stok tertinggi tingkat pohon terdapat di stasiun 3 sebesar 69,27 ton/ha dan stok karbon tertinggi tingkat pancang dihasilkan dari stasiun 1 sebesar 3,13 ton/ha. Perbedaan nilai stok karbon dipengaruhi dari jenis, kerapatan, diameter vegetasi mangrove, dan kondisi lingkungan.

Downloads

Published

2026-05-13