KEANEKARAGAMAN BIVALVIA DI EKOSISTEM MANGROVE KECAMATAN TELUKBATANG, KABUPATEN KAYONG UATARA KALIMANTAN BARAT

Authors

  • Muhyidin Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat Author
  • Dahlia Wulansari Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat Author
  • Widya Rahayu Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat Author

Keywords:

Ekosistem Mangrove, Keanekaragaman Bivalvia, Kualitas Air, Teluk Batang, Kalimantan Barat

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya ekosistem mangrove sebagai habitat berbagai biota perairan, termasuk bivalvia yang berperan penting secara ekologis dan ekonomi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kelimpahan, keanekaragaman, serta kondisi kualitas air pada ekosistem mangrove di Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Metode yang digunakan adalah survei lapangan dengan transek kuadrat berukuran 1x1 meter pada tiga stasiun pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga spesies bivalvia, yaitu Meretrix meretrix, Placuna placenta, dan Anadara granosa. Kelimpahan tertinggi ditemukan pada Stasiun 3 dengan jumlah tujuh individu, sedangkan terendah pada Stasiun 2 dengan tiga individu. Nilai indeks keanekaragaman (H’) berkisar 1,01–1,10 (kategori sedang), indeks keseragaman (E) 0,56–1,00 (kategori tinggi), dan indeks dominansi (C) 0,33–0,75 (kategori rendah hingga tinggi). Parameter kualitas air tercatat memiliki pH 6,28–6,31, suhu 29,27–30,27°C, dan salinitas 9,33–9,57‰, yang masih berada dalam kisaran toleransi bivalvia meskipun salinitas relatif rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa ekosistem mangrove Teluk Batang mendukung keanekaragaman bivalvia yang relatif stabil, namun diperlukan upaya pengelolaan untuk mengatasi rendahnya salinitas dan mengurangi dampak aktivitas antropogenik guna menjaga keberlanjutan ekosistem.

Downloads

Published

2026-05-13