TINJAUAN KRITIS TERHADAP KEBIJAKAN KURIKULUM PEMBELAJARAN MENDALAM: IMPLIKASI BAGI PENGELOLAAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM

Penulis

  • Ira Rusdiana Universitas PTIQ Jakarta Penulis

Kata Kunci:

Kebijakan Kurikulum, Pembelajaran Mendalam, Pendidikan Islam, Manajemen Pendidikan, Madrasah, Pengelolaan Kurikulum

Abstrak

Perubahan kebijakan pendidikan nasional dari Kurikulum Merdeka menuju pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) merupakan respons terhadap tuntutan global abad ke-21 yang menekankan kemampuan berpikir kritis, pemahaman konseptual, dan penerapan pengetahuan secara kontekstual. Kebijakan ini membawa implikasi signifikan terhadap pengelolaan lembaga pendidikan, termasuk lembaga pendidikan Islam seperti madrasah dan pesantren. Makalah ini bertujuan untuk meninjau secara kritis kebijakan kurikulum pembelajaran mendalam dan menganalisis dampaknya terhadap pengelolaan lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka, analisis kebijakan, dan kajian teori manajemen pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun prinsip-prinsip pembelajaran mendalam memiliki kesesuaian dengan nilai-nilai dasar pendidikan Islam, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, minimnya  pemahaman konseptual di tingkat pelaksana, serta belum optimalnya kesiapan kelembagaan. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan manajemen kurikulum yang integratif, pelatihan intensif bagi guru dan kepala madrasah, serta dukungan regulasi dari pemerintah untuk memastikan keberhasilan implementasi kurikulum ini dalam konteks pendidikan Islam.

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-13