PERAN KOMPETENSI DAN PENGALAMAN AUDITOR TERHADAP RISIKO DETEKSI AUDIT DALAM MENDETEKSI KECURANGAN
Kata Kunci:
Risiko Deteksi, Kompetensi Auditor, Pengalaman Auditor, Kecurangan, AuditAbstrak
Auditor memiliki tanggung jawab penting dalam mendeteksi dan melaporkan salah saji material dalam laporan keuangan, baik yang disebabkan oleh kesalahan maupun kecurangan. Namun, keterbatasan dalam proses audit membuat auditor hanya mampu memberikan keyakinan memadai, bukan keyakinan mutlak. Salah satu risiko utama dalam audit adalah risiko deteksi, yaitu risiko bahwa auditor gagal mendeteksi salah saji material meskipun telah menerapkan prosedur audit yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kompetensi dan pengalaman auditor dalam meminimalkan risiko deteksi dalam proses audit. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (study literature) dengan mengumpulkan data sekunder dari jurnal ilmiah, artikel penelitian, dan publikasi profesional. Hasil kajian menunjukkan bahwa kompetensi yang mencakup pengetahuan teknis, keterampilan, dan sikap profesional, serta pengalaman yang diperoleh dari keterlibatan langsung dalam kegiatan audit, berpengaruh signifikan terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan. Auditor yang kompeten dan berpengalaman memiliki kepekaan lebih tinggi dalam mengidentifikasi pola-pola penyimpangan serta mampu menyusun prosedur audit yang lebih efektif. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi dan akumulasi pengalaman menjadi kunci dalam mengurangi risiko deteksi dan meningkatkan kualitas audit.
