PEMANFAATAN TAMAN MAKAM PAHLAWAN KERJA SEBAGAI SIMBOL PEMBELAJARAN NILAI-NILAI PERJUANGAN
Kata Kunci:
Monumen Kereta Api, Pahlawan Kerja, Pembelajaran Sejarah, Pendudukan JepangAbstrak
Artikel ini bertujuan untuk menghubungkan benda-benda bersejarah yang ada di Pekanbaru, yaitu Monumen Kereta Api Pahlawan Kerja, dengan nilai perjuangan sejarah yang terdapat di dalamnya. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang melibatkan observasi, wawancara, dan studi dokumen. Penelitian ini menggunakan teknik analisis yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman, yaitu: Pengumpulan Data; Pengurangan Data; Penyajian Data; dan Penarikan Kesimpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Monumen Kereta Api Pahlawan Kerja didirikan sebagai penghormatan kepada para korban tindakan brutal romusha selama pendudukan Jepang. Proyek pembangunan rel kereta api dari Muaro Sijunjung ke Pekanbaru telah merenggut nyawa sebanyak 300. 000 orang. Beberapa peninggalan yang masih ada hingga saat ini mencakup lokomotif dan gerbong kereta serta rel kereta yang tetap terjaga keasliannya. Situs bersejarah ini sangat cocok digunakan sebagai bahan ajar karena memenuhi delapan kriteria ideal untuk pembelajaran sejarah
